Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2016

Jatuh Cinta, Mencintai(dan Dicintai).

Beberapa hal yang ada di dunia ini terkadang lebih baik menjadi misteri. Terkadang mengetahui keterusterangan menyakitkan. Tapi, menoleh dari keterusterangan tidaklah indah. Tidak indah untuk tinggal didalamnya dan larut dalam arus kemunafikan. Jatuh cinta, katanya. Membiarkan ada orang lain yang mencampuri hidupmu. Waktumu Rupiahmu Anganmu Dan ya, perasaanmu. Yang kadang terkoyak bagai serigala membunuh mangsanya Tanpa menimbang pedih raga hewan kecil Tersobek memperlihatkan jantungnya Perih tergesek tiupan angin Begitu pula dengan cintaku. Terpampang dalam wajahnya jelas Danau yang kian meluap karena begitu perih terasa. Waduk kecil disamping danau tak mampu menahan Air mengalir deras tanpa batas, melintasi tanah sampai ke bibir. Jatuh cinta sebuah fasa. Berisi bualan dan omong kosong penuh kotoran. Bak kuda mengekskresikan sisa makanannya, Begitu masif Gabuk; besar tapi tak ada isinya . Walaupun yang tercipta hanya bau belaka. Serupa Meluapkan rasa Sampa...